Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Desember 2017

Peluang Usaha Berjualan Bakso Pekanbaru

Peluang Usaha Berjualan Bakso, Jakarta - Sebagian besar orang sudah familier dengan bakso. Penjaja makanan ini mudah sekali ditemui. Makanan ini sering dijadikan menu untuk makan siang, malam, ataupun untuk menu ketika sedang berkumpul bersama teman. Oleh karenanya, bakso merupakan salah satu pilihan bisnis tepat apalagi Anda menyajikan dalam bentuk berbeda, yaitu bakso goreng, bakso keju, kornet, dan sebagainya.


Disadur dari buku '99 Bisnis Anak Muda' karangan Malahayati dan Hendry E Ramdhan terbitan 2015, lihat perhitungannya.


A. Peluang Bisnis


Sebagian besar orang terbiasa dengan bakso rebus atau kuah, tetapi bakso goreng tidak terdapat pada setiap kedai bakso.


Nah, melihat kondisi ini, peluang usaha di bidang tersebut memiliki prospek yang bagus. Apalagi kalau Anda membuka usaha ini di daerah perkotaan yang dihuni oleh orang-orang yang sibuk sehingga tak sempat memasak.


B. Memulai Usaha


Ada beberapa hal yang bisa Anda ikuti ketika memutuskan memulai usaha di bidang ini.


1. Lokasi. Pilihlah lokasi yang strategis. Lokasi strategis ini biasanya berada di keramaian, seperti kawasan pendidikan, perkantoran, dan lain-lain.


2. Modal. Merinci modal yang akurat adalah syarat untuk mendapat keuntungan secara tepat. Tinggal dirinci jumlah modal awal yang diperlukan dan diperhitungkan modal kembali.


3. Resep. Mengapa orang tertarik dengan satu tempat makan dan mengabaikan tempat makan yang lain? Salah satu rahasianya yaitu resep di tempat tersebut yang khas dan enak untuk dicicipi. Oleh karenanya, tak heran orang berbondong-bondong ke suatu tempat dan rela mengantre beberapa lama untuk memperoleh satu mangkuk bakso saja.


4. Peralatan. Menyiapkan alat-alat seperti mangkuk, gelas, sendok, panci, tempat saus, dan sebagainya.


C. Hambatan


Hambatan-hambatan yang ditemui oleh pedagang bakso, pada umumnya terletak pada promosi dan juga resep yang ditawarkan. Jika promosi kurang gencar, sedikit orang yang akan mengenal usaha bakso ini.


Begitu juga kalau rasanya tidak enak atau standar, tidak ada bedanya dengan yang lain, maka pembeli makanan akan cenderung berpaling pada makanan yang sudah ada sebelumnya dan sudah teruji kualitasnya.


Untuk mengatasi hambatan-hambatan pada penjualan bakso ini, penjual dapat membuat resep bakso yang memikat lidah pengunjung dibandingkan bakso di tempat lain.


D. Strategi Bisnis


Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan, berkaitan dengan strategi bisnis kedai bakso.




  1. Kenyamanan tempat. Ada kalanya orang sangat mementingkan tempat membeli makanan, yaitu kenyamanan dari segi tempat dan ruangannya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk merancang tempat senyaman mungkin agar pembeli tidak pergi ke tempat lain. Untuk merancang kenyamanan tempat tersebut, tempat usaha dapat didesain dengan cat warna-warni, memutar musik favorit, atau juga menyediakan makanan lain yang sejenis, misalnya mi ayam dijual bersama soto dan bakso. Nah, Anda sebagai anak muda yang penuh dengan ide-ide segar tentu lebih paham dengan kreasinya.

  2. Promosi dan pemasaran. Promosi makanan bakso ini dapat dilakukan dengan cara menyebarkan dari mulut ke mulut melalui orang-orang terdekat. Pernah juga ada promosi bakso yang dilakukan via SMS dan brosur, leaflet, dan pamflet. Cara promosi ini cukup efektif dengan memanfaatkan jaringan teman-teman terdekat dan tidak menghabiskan banyak waktu untuk menyebarkan informasi kepada orang lain. Semakin banyak media yang digunakan, semakin besar peluangnya untuk menjadikan bakso kita dikenal banyak orang.

  3. Sebar brosur. Kalau Anda suka jalan-jalan ke mal, Anda pasti sering bertemu dengan orang yang menyebarkan brosur-brosur, kan? Nah, cara ini juga dapat Anda manfaatkan untuk menyebarkan brosur kepada setiap pengunjung. Tentu saja teknik ini dilakukan kalau produk Anda sudah dikenal dan sudah mendapat kepercayaan dari pelanggan.


 E. Analasis Bisnis


































MODAL AWAL



Peralatan:



Peralatan masak



Rp1.000.000



Meja



Rp1.500.000



Kursi



Rp1.000.000



Papan nama



Rp300.000



Jumlah



Rp3.800.000



Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.500 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp3.800.000 - Rp1.500) : 4 = Rp949.625 per tahun atau sama dengan Rp79.200 per bulan.


Selain itu, dari modal awal, perlu memperhitungkan pengelolaan tempat, yaitu modal awal sebesar Rp3.800.000 ditambah dengan renovasi dan dekorasi tempat sebesar Rp5.000.000, jadi modal awal Rp8.800.000.

























































Perkiraan Laba per bulan



Asumsi per hari terjual 50 porsi x Rp5.000 x 30 hari



Rp7.500.000



Biaya-Biaya



Bahan-bahan bakso 30 hari x Rp150.000



Rp4.500.000



Biaya penyusutan peralatan



Rp79.200



Transportasi



Rp500.000



Listrik, gas, dan air



Rp500.000



Lain-Lain



Rp100.000



Jumlah



(Rp5.679.200)



Laba bersih



Rp1.820.800



Perkiraan modal kembali: Rp8.800.000:Rp1.820.800 = 4,8 bulan.


(sumber:https://economy.okezone.com)
Read more ...

Jumat, 03 November 2017

Jual Kuliner Pekanbaru

Jual Kuliner Pekanbaru - Jualan atau bisnis kuliner merupakan bisnis yang paling banyak peminatnya serta tidak pernah lesu di kota Pekanbaru. Harus diakui, bisnis kuliner memang tidak ada matinya. Semakin banyak orang yang menggeluti bisnis ini. Sehingga menghadirkan beragam pilihan bagi pelanggan. Namun tidak semua orang yang menggeluti bisnis ini dapat bertahan lama. Hanya orang – orang yang bekerja keras yang dapat bertahan.

Tidak hanya itu, kreatifitas dan inovasi juga diperlukan dalam menggeluti usaha ini. Dengan kompetisi dunia kuliner yang semakin ketat. Para penggelut bisnis kuliner juga harus lebih kreatif lagi. Bagi anda yang merupakan pemula di bisnis kuliner, beberapa hal dibawah ini harus anda perhatikan untuk dapat sukses.

Target pasar


Tentukan target pasar anda secara spesifik. Target pasar adalah acuan untuk merancang strategi pasar. Target pasar meliputi umur, pekerjaan, pendapatan, gaya hidup, dan sebagainya. Setelah menentukan target pasar, anda dapat menentukan strategi kedepannya.

Contohnya saja misalkan kita berencana membuka usaha kuliner di daerah kampus, maka yang cocok kita jual adalah makanan yang terjangkau dan tempat yang nyaman untuk kalangan mahasisiwa seperti warung nasi berkonsep cafe misalnya. Dengan pasar yang tertarget maka kita tidak akan kesulitan untuk menjual produk kuliner kita.

Inovasi


Dengan semakin ketatnya persaingan di dunia bisnis kuliner, anda harus dapat menyiasati hal ini. Inovasi meliputi rasa, tampilan atau bentuk, kreasi dalam pembuatannya, dan cara penyajiannya. Inovasi ini juga harus disesuaikan dengan target pasar. Contohnya, jika target anda adalah anak sekolah, buatlah makanan dengan tampilan yang menarik bagi anak sekolah. Inovasi produk kuliner yang kita jual juga sangat penting agar konsumen tidak bosan untuk mengkonsumsi produk kita, selalu berikan variasi baru kepada jenis makanan yang kita jual.
Supplier

Bahan dasar yang dipakai dalam mengolah makanan dapat sangat mempengaruhi rasa makanan. Untuk menyediakan bahan dasar, harus ada pihak yang bertanggung jawab untuk itu. Dengan adanya bantuan dari supplier, maka kualitas bahan dasar makanan anda akan terjamin. Memilih supplier pun harus berhati – hati. Pilihlah supplier yang konsisten menjaga kualitas.
Pengetahuan dan keahlian

Menjadi salah satu pengusaha dalam bisnis kuliner, berarti anda harus mempunyai pengetahuan dan keahlian juga di bidang kuliner. Dari pengetahuan dan keahlian inilah nantinya akan muncul ide – ide baru serta inovasi baru. Sehingga menjadikan makanan yang anda sajikan beda dari yang lainnya. Walaupun anda memilih untuk menggunakan juru masak atau chef, anda tetap harus mengetahui lebih dalam lagi mengenai bidang bisnis anda.
Jaga Reputasi

Usaha kuliner yang sanggup bertahan dalam jangka waktu yang lama adalah yang mampu menjaga reputasinya di mata konsumen, sedikit saja mengecewakan mereka akan dapat berakibat buruk kepada reputasi usaha kita. Mulai dari mulai kebersihan makanan, tempat hingga rasa menu masakan dan pelayanan harus di tetapkan dengan standar operasi yang ketat.
Sabar Di Awal Usaha

Usaha di bidang kuliner ini akan sedikit membutuhkan waktu pengenalan kepada konsumen terlebih untuk bisnis yang baru di buka, maka jangan heran jika di awal-awal usaha mungkin terjadi sepi pengunjung. Namun untuk selanjutnya jika menu masakan kita cocok di lidah konsumen, maka akan sangat mudah tersiar kabarnya kepada konsumen lain. Maka kesabaran akan sangat di butuhkan untuk dapat merintis bidang usaha kuliner ini, terutama bagi pemula yang seringkali buru-buru mengambil keputusan. Sumber : idebisnisterlaris
Read more ...