Rabu, 04 Oktober 2017

Tips Bisnis Usaha Toko Komputer Aksesoris Pekanbaru Riau

Tips Bisnis Usaha Toko Komputer Aksesoris Pekanbaru Riau - Teknologi berputar kencang. Belum usai satu produk diluncurkan, produk baru lebih canggih lahir. Akibatnya, anggapan barang usang ikut berputar kencang. Komputer adalah salah satunya. Fenomena ini ditangkap sebagai peluang oleh Ari Wahyudi.

Tumpukan komputer, laptop dan monitor nampak berjibun di gudang milik Ari, pengusaha komputer bekas di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sebagian sudah tak berfungsi dan menjadi barang rongsokan. Sebagian yang lain masih berfungsi dan boleh dikatakan masih belum terlalu ketinggalan zaman. Ari merintis usaha ini sebagai bentuk upaya mencari pemasukan. “Di Jakarta kalau dikit-dikit malu gak akan bakalan maju Mas,” papar pria asal Purwokerto tersebut.

Awalnya, Ari bekerja di sebuah toko dan tempat perbaikan komputer milik temannya yang berlokasi di Depok. “Waktu itu saya lihat ada karyawan perusahaan datang menawarkan komputer bekas dalam jumlah banyak kepada kawan saya. Tapi kawan saya malah menolaknya. Padahal komputernya masih berfungsi. Ditolak karena jumlahnya terlalu banyak,” imbuh pria berusia 35 tahun ini. Melihat hal itu, Ari tidak membiarkan peluang tersebut berlalu begitu saja. Ari menerima barang tersebut dan mencatat nomor telepon karyawan tersebut. Pertemuan itu akhirnya menjadi awal bagi usaha yang ditekuni saat ini.

Bersaing tender

Cara mendapatkan link untuk lelang yang ia lakukan awalnya dari mulut ke mulut. Cara kedua ada beberapa relasi yang berada di kantor-kantor. Misalnya di Astra, worm finance. Mereka 1 tahun bisa 2 kali lelang. Network yang ia miliki semakin luas, seiring waktu usaha yang ia lakoni bertambah. Berbagai borongan komputer dalam jumlah banyak pun ia terima. “Perusahaan-perusahaan besar rutin setiap 1-2 tahun sekali meremajalan komputer mereka lalu borongkan kepada saya,” katanya penuh semangat. Pemasaran yang ia lakukan yaitu melalui teknik mulut kemulut. Disamping itu, Ari juga gigih menembus jalur via proposal ke berbagai perusahaan. Teknologi informasi juga turut membantu sukses bisnis yang ia geluti. Saat ini ia memiliki website untuk mendapatkan borongan komputer. Yaitu lelangkomputer.com.

Tak jarang untuk mendapatkan borongan dalam jumlah banyak, Ari harus bersaing dengan opemborong yang lain. “Biasanya pakai sistem tender. Di sini kita harus berani bersaing memberikan harga berani dibanding dengan harga pesaing. Usai tender, kita harus pintar-pintar cari penadah yang mau beli dengan harga yang menguntungkan,” kata Ari.

Setelah berhasil memenangkan tender, Ari akan memisah-misahkan komputer. Laptop, monitor yang serinya tidak ketinggalan zaman dijual ke penjual komputer second. Laptop rusak diaambil berbagai komponennya. “Khusus untuk laptop, banyak yang butuh suku cadang. Pasalnya tidak ada yang jual. Tempat servis laptop butuh untuk dikanibalkan,” tuturnya. Monitor yang masih berfungsi dan serinya tidak tertinggal zaman, masih laku dijual. Sedangkan yang sudah terlalu tuwa dan mati, komponen-komponennya dipisahan. Tabung dijual dan akan didaurulang bagian kacanya. Monitor juga memiliki kumparan berupa kabel tembaga yang bisa dimanfaatkan.

Bagian CPU akan dipisahkan bagian-bagiannya. Hardisk yang masih berfungsi, baguis dan kapasitasnya masih standar bisa dijual. Menurut pengakuan Ari, di bagian CPU juga ada yang memiliki kandungan logam mulia yang bisa dipisahkan Pendapatan paling banyak berasal dari Laptop. Tukang servis laptop adalah penadah produk ini. “Mereka yang akan mengambil komponen-komponen yang masih bisa digunakan,” imbuhnya. Kuantitas laptop 15 – 16%. Namun memiliki nilai transaksi yang besar.

Ketika ditanya soal syarat pelelangan, ia mengaku tidak memberikan syarat khusus. Calon pelelang mengundang Ari untuk melihat kondisi komputer yang akan dilelang. Lebih memudahkan lagi bila calon penjual memiliki list spesifikasi setiap komputer yang akan dijual. Sehingga Ari mudah menaksir harga yang akan diberikan. Perusahaan besar biasanya memiliki list. Sehingga lebih mudah ketika melakukan survey. “Yang pertamakali saya cek itu, Motherboard, prosesor, spesifikasi memori dan hard disk,” tutur Ari. Untuk monitor, dilihat kondisinya. Monitor mati harga jualnya disama ratakan.

Dibongkar & dijual utuh

Masing-masing memiliki pasar. Komponen mother board juga memiliki pangsa pasar tersendiri. “Dilebur lagi,katanya ada kandungan logam mulianya,” tutur Ari. Monitor hidup 14 inci harganya sama dengan monitor mati. Yaitu seharga Rp 35.000. Karena monitor tersebut sudah tidak ada pasarnya. Monitor 15 – 17 inci harganya disesuaikan dengan merek, warna cashing, tipe tabung flat atau cembung, juga tipe digital atau semi digital. Kalau borongan dalam jumlah yang sangat banyak, dilihat secara umum saja. Yang paling banyak jenis atau merk apa saja. Jumlah komputer yang bisa dijual : Kalau jaraknya dekat, jumlahnya 5 – 6 buah dan masih bisa dibawa pakai motor, saya jemput dengan motor.

Perbandingannya dengan biaya transportasi. Kalau masih berada di sekitar Jakarta kalau sewa mobil pick up tarifnya rata-rata Rp 300.000 – 400.000. Lalu dibandingkan dengan harga jual total yang akan diperoleh. Kalau margin atau keuntungan yang diperoleh pantas, makan akan diambil. Itulah gunanya survey terlebih dulu ke lokasi. Ari mengaku setiap minggu mengangkut 2 kali. Yang terkecil 9 -10 unit. Jumlah terbesar mencapai 300 set plus alat kantor. Misalnya mesin photocopy.

Pasar komputer bekas juga ada tren naik-turunnya. Musim ramai : kalau mau lebaran biasanya banyak yang jual tapi sedikit beli. Harganya jatuh. Agak sepi pada awal tahun. Sebab pada awal tahun belum ada anggaran untuk perbaruan alat kantor. Sekitar april-juli akan mulai ramai. Puasa pertengahan dan bulan lebaran sepi.

Tantangan yang sering dihadapi yaitu ketersediaan barang yang dibeli tidak ajeg. “Kator tidak selalu melakukan lelang secara rutin,” tuturnya. Untuk mengatasi hal tersebut, Ari menerima penjualan dalam jumlah sedikit. “Kalau ada yang mau jual meskipun Cuma bawa 1 tetap dilayani. Apalagi yang diantar secara langsung ke gudangnya. Menurut Ari, bila muasim sedang ramai ia mampu mengeruk omzet hingga Rp 80 juta / bulan. Namun pada waktu sepi penjualan, ia omzetnya berkisar antara Rp 2 juta – 5 juta / bulan.

Boks

Barang-barang Lain

Untuk mengatasi masa sepi, Ari juga menerima perkakas kantor selain komputer. Misalnya yaitu meja komputer, meja kerja dan kursi kerja. Sumber : lumbungusaha.wordpress.com
Read more ...

Selasa, 03 Oktober 2017

Usaha Bisnis Sumur Bor Pekanbaru Riau

Usaha Bisnis Sumur Bor Pekanbaru Riau - Dengan semakin berkembangnya hampir setiap kota di Indonesia, pertumbuhan pemukiman yang semakin pesat, kebutuhan air bersih otomatis meningkat karena pertambahan jumlah penduduk di wilayah tersebut yang membutuhkan air bersih untuk kegiatan sehari – hari, untuk keperluan domestik, mandi, cuci dan kegiatan kebersihan rumah serta lingkungan.

Pertumbuhan pemukiman baru terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia, dan ini merupakan sebuah peluang yang harus disikapi secara positif oleh para pelaku usaha yang melihat kebutuhan masyarakat ini sebagai sebuah peluang usaha yang pantas untuk dikembangkan menjadi bisnis yang menguntungkan.

PERSIAPAN USAHA JASA PEMBUATAN SUMUR BOR

Usaha jasa pembuatan sumur bor, merupakan usaha yang memiliki pangsa pasar yang sangat luas dan dibutuhkan setiap saat apabila ada warga masyarakat yang membangun rumah, karena setiap rumah membutuhkan air bersih yang diperoleh dari sumur bor, terkecuali bila rumah tersebut menggunakan air bersih yang berasar dari perusahaan penyedia air bersih pemerintah setempat atau PDAM.

Usaha Jasa Pembuatan Sumur Bor

USAHA JASA PEMBUATAN SUMUR BOR MEMILIKI PASAR YANG TERUS BERKEMBANG PERMINTAANYA

Apa yang perlu dipersiapkan untuk memulai usaha ini? Beberapa hal penting yang harus dipersiapkan untuk mengembangkan usaha jasa pembuatan sumur bor adalah sebagai berikut:

Tenaga Ahli. Tenaga ahli dalam hal ini adalah tenaga yang mengerti bagaimana membuat sumur bor dengan baik dan efisien serta dapat memberikan air yang baik bagi konsumen, diperlukan kemampuan untuk menentukan titik bor agar pengeboran yang dilakukan menghasilkan sumur bor dengan air yang baik kualitas dan kuantitasnya sepanjang waktu.
Alat Kerja. Alat kerja berupa peralatan pengeboran, peralatan yang lengkap dan dengan kualitas yang bagus tentu akan membantu usaha jasa pembuatan sumur bor ini berkembang dengan cepat. Sebaiknya hindari membeli alat-alat dengan kualitas rendah, walau murah tetapi produk alat – alat teknik berkualitas umumnya memiliki harga yang lebih tinggi. Kerusakan alat saat bekerja akan memberi kesan kurang baik di hadapan konsumen, karena itu usahakan untuk membeli alat pengeboran dengan kualitas terbaik.
Promosi. Lakukan promosi dengan menggunakan spanduk atau brosur di sekitar lingkungan anda, usaha jasa pembuatan sumur bor yang baik akan mendapat rekomendasi dari konsumen anda sebelumnya, karena konsumen yang puas tentunya akan merekomendasikan jasa yang anda kelola kepada orang lain. Ingat, produk jasa sangat membutuhkan rekomendasi, oleh karena itu jaga kualitas layanan anda kepada para konsumen.
Dari ketiga hal utama di atas, pada perjalanannya anda akan menemui berbagai hal, seperti penentuan harga, sebaiknya berikan harga yang baik dan beralasan, karena anda akan membutuhkan rekomendasi dari setiap konsumen anda, bila konsumen anda puas, tentunya usaha jasa pembuatan sumur bor yang anda kelola akan berkembang dengan baik.

Tip untuk menghemat modal di awal adalah dengan membeli mesin bor dari mesin – mesin bekas pertambangan minyak, biasanya kualitas mesin bor dari pertambangan masih bagus bila hanya digunakan untuk pengeboran air tanah. Harga tentu jauh lebih murah tetapi kualitas yang anda peroleh masih cukup bagus.

Jelaskan seluruh proses kerja dan bahan yang digunakan, beri pengertian proses kerja dan hambatan yang mungkin terjadi, sehingga konsumen mengerti bagaimana proses kerja anda. Berikan harga yang terjangkau, dan gunakan teknik negosiasi yang baik agar konsumen merasa terbantu tertolong dengan bisnis anda, maka promosi secara viral akan anda peroleh secara gratis, setiap konsumen yang puas akan menjadi tenaga marketing usaha anda secara gratis, menarik bukan? Sumber : iwaralaba.com

 

 
Read more ...

Tak Surutkan Berwirausaha Walaupun memiliki Keterbatasan Fisik

Keterbatasan fisik tak menyurutkan semangat para penyandang disabilitas untuk berwirausaha. Saat mengikuti acara “Pelatihan Kewirausahaan Bagi Penyandang Disabilitas” di Megamendung, Kabupaten Bogor, (26/07), para penyandang disabilitas tampak bersemangat.


Tanya jawab antara peserta dan mentor berlangsung cukup lama. Banyaknya peserta yang bertanya menandakan bahwa mereka betul-betul ingin tahu dan menerapkan ilmu hasil pelatihan tersebut dalam usahanya. Pelatihan diikuti oleh 40 penyadang disabiltas. Mereka berasal dari Bandung, Bogor, Karawang, Indramayu, Purwakarta, dan Banjar (Jawa Barat). Mereka adalah tunarungu, tunadaksa (polio, fisik), tunagrahita (keterbelakangan mental), dan tunanetra.


Kali ini, pelatihan yang diberikan di antaranya tentang perkoperasian, manajemen usaha, laporan keuangan, kemasan, pengurusan perizinan, pemasaran, dan sebagainya. Mayoritas peserta sendiri sudah memiliki unit usaha. Dengan pelatihan ini diharapkan mereka akan naik kelas.


Agus Ruyadi, misalnya, penyandang disabilitas (folio) asal Bogor mengatakan bahwa dirinya telah menekuni usaha budi daya dan pengolahan obat herbal dari buah dan daun Tin sejak Februari 2017 dengan merek Teteh Tin. Khasiat dan kandungan buah Tin yang kaya dengan mineral dan vitamin berpotensial untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar. Buah dan daun tin juga mampu menyembuhkan berbagai penyakit seperti hipertensi, jantung koroner, diabetes, dan sebagainya.


“Memang, di Indonesia belum banyak masyarakat yang mengkonsumsinya. Tapi, saya yakin ke depan ini merupakan bisnis yang potensial. Pasalnya, California Fig-s Advisory sudah melansir kandungan nutrisi buah Tin ke seluruh dunia,” kata Agus yang juga berprofesi sebagai ustad ini.


Oleh karena itu, Agus berharap, pemerintah bisa memfasilitasi usahanya dalam pengurusan perizinan, hak cipta, merek, juga label halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) bagi produknya. “Di pelatihan ini juga saya ingin mendapatkan pengetahuan mengenai manajemen usaha yang sesungguhnya. Saya juga ingin memahami dan menguasai ilmu pemasaran secara online, sehingga, saya bisa memperluas pangsa pasar bagi produk yang saya buat,” kata Agus.


Selesai pelatihan hari pertama, Panitia mengajak para peserta untuk foto bersama di depan panggung. Maka kegembiraan pun tampak dari raut muka mereka. Bahkan saking senangnya, salah seorang peserta yang kehilangan salah satu kakinya berjalan dengan melompat-lompat. Entah disangaja atau lupa, kruk (alat bantu jalan)nya ketinggalan di sebelah tempat duduknya. Rekan-rekan yang telah berada di depan berteriak “nyantai aja brooo” diiringi dengan gelak tawa.


Tidak lama kemudian disusul seorang peserta yang kehilangan dua kakinya. Peserta ini berjalan dengan ‘ngesot’ dan sandal di telapak tangannya, dia berusaha ikut ke depan untuk berfoto. Saat dia berjalan, rekan-rekannya berteriak, “Hee, kura-kura ninja, sendalnya dipakai di kaki, bukan di tangan”. Mendengar candaan rekannya, dia pun malah ikut tertawa sambil menjulurkan lidahnya. Menurut Agus, candaan seperti itu sudah terbiasa di internal para penyadang disabilitas. “Tidak ada marah, apalagi sakit hati. Justru dengan candaan ini, kami semakin akrab.”


Sumber: Cooperative - E-Magazine Edisi Agustus Kemenkop dan UKM
Read more ...

Pelaku Usaha Mikro Daftar Secara Online, Kemenkop UKM Bersama Kadin Mendukung

Pelaku usaha mikro dan kecil cukup didaftarkan secara online sebelum memulai usaha, Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendukung. Namun demikian, terkait kewajiban pajak kedua pihak belum mengetahui apakah ada pengenaan pajak bagi pelaku usaha mikro yang telah mendaftarkan diri.


Hal itu diungkapkan Sekretaris Kemenkop dan UKM Agus Muharram dalam acara Rakornas Kadin di hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (3/10/2017). Rakornas kali ini mengangkat tema "Mendorong Digitalisasi UMKM, Industri Kreatif dan Start Up untuk Menciptakan Ekonomi Berkeadilan dalam Menghadapi Persaingan Global".


"Apakah para pelaku mikro dan kecil cukup didaftarkan saja usahanya ini dibebaskan dari pajak, tentu perlu pemikiran dan pertimbangan lebih lanjut, karena Kami belum tanya secara detail ke Ditjen Pajak kalau didaftar itu kena pajak atau tidak," ungkap Agus.


Agus mengutip kata dari Presiden Jokowi bahwa pelaku usaha mikro dan kecil cukup didaftarkan saja, dengan maksud untuk memberikan kemudahan berusaha bagi pelaku usaha di Indonesia. Sebab menurutnya, investasi menjadi terhambat masuk dikarenakan masalah perizinan usaha ini.


"Pak Jokowi ingin para pelaku usaha mikro dan kecil itu tidak perlu izin, didaftarkan saja. Nanti secara online di tempat tempat tertentu didaftar oleh pemerintah daerah setempat. Saking Pak Jokowi concern terhadap para pelaku usaha mikro dan kecil yang merupakan mayoritas di tanah air," kata Agus.


Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang UMKM dan Koperasi M Lutfi juga mendukung rencana tersebut. Lutfi mengatakan anggota Kadin yang sebagian besar merupakan kelompok usaha mikro dan kecil harus membuka diri untuk berkolaborasi dengan berbagai stakeholders guna mengembangkan usahanya. "Bahwa Kadin akan menjadi penggerak persatuan bagi pencipta nilai tambah baru. Dan Kadin juga ingin berkontribusi, maka anggota Kadin juga membayar pajak. Oleh sebab itu, Kadin ada untuk Indonesia," tandas M Lutfi.


Rudy Salahuddin selaku Deputi bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing Koperasi dan UKM, Kemenko Perekonomian menjelaskan tujuan pemerintah menerbitkan Izin atau mendaftarkan para pelaku usaha mikro dan kecil agar supaya memudahkan pembinaan. Pemerintah ingin database yang jelas berapa jumlah UKM untuk dibina nantinya.


"Yang diperlukan pemerintah bagaimana mendata. Tidak perlu tahu asal data itu dari mana, karena itu kita minta bantuan dari pelaku usaha untuk bagaimana kita bangun data dan bina pelaku UMKM dari data yang kita miliki," jelas Rudy.


Pemerintah menargetkan agar usaha mikro dan kecil bisa naik kelas. Namun Rudy mengaku salah satu hambatannya adalah dengan diterbitkannya adalah UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang membagi wewenang pembinaan usaha mikro mikro yang jumlahnya mayoritas lebih dari 98 % ada pada Pemda Kabupaten/Kota dan Pemerintah Propinsi untuk usaha kecil.


"Ini yang dapat menghambat kita melakukan pembinaan dan pendataan. Contohnya data yang saat ini sekitar 59  juta UMKM itu data hasil prediksi Data BPS yang belum ada by name by adress, sehingga kita tidak begitu tahu bagaimana mau membina UKM membawa UKM naik kelas yang mana. Ini yang jadi perhatian pemerintah," ungkap dia.


Pembicara lain, Waketum bidang Industri Kreatif Kadin Ariful Hidayat mengatakan, peluang pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia masih sangat besar. Beberapa faktor pendukungnya, antara lain bonus demografi Indonesia dan gaya hidup digital yang terus mengalami peningkatan.


"Pertumbuhan belanja online di Indonesia terus meningkat. Oleh karena itu, tak usah heran bila pemain asing pun sudah mulai masuk menggarap potensi e-Commerce di Indonesia," kata Ariful yang akrab disapa Erik.


Maka, Erik menegaskan bahwa hanya ada dua pilihan bagi pelaku UKM yang masih konvensional, yaitu berubah atau punah. Sehingga lanjut dia, pemanfaatan teknologi tidak bisa lagi dihindari.


"Sudah lazim sekarang ini kita berpromosi barang melalui Media Sosial seperti Instagram, Twitter, Facebook, dan sebagainya. Untuk delivery produk ke konsumen, saat ini tersedia aplikasi ojek online," ujar Erik.


Meski begitu, Erik juga mengakui bahwa masih ada permasalahan yang membelit industri kreatif di Indonesia. Seperti kualitas SDM, bahasa, sumber daya pendukung, kelembagaan, dan juga pembiayaan.


"Yang tak kalah mengherankan, para pelaku UKM industri kreatif di Indonesia hanya 16 persen yang berbadan hukum, sedangkan 83 persen lainnya masih berbentuk informal," pungkas Erik.


sumber: okezone.com
Read more ...

Senin, 02 Oktober 2017

UKM Merambah E-Commerce Atas Dorongan TBS

Ajang kompetisi The Big Start Indonesia (TBS) season 2 mendorong tumbuhnya daya saing dan kapasitas usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Dengan merambah pasar e-commerce, UKM diharapkan dapat memperkenalkan produk kreatif dan inovatif mereka di era digital melalui ajang ini,.


CEO Blibli, Kusumo Martanto menguturkan, pihaknya peduli dengan kemajuan UKM di Indonesia, dengan memberikan bantuan berupa pembekalan dan pelatihan, agar para pelaku UKM mampu menghadapi persaingan di era digital.


"Kami ingin terus mendorong peningkatan kemampuan teman-teman pelaku UKM dimanapun di Indonesia, untuk bisa bersaing dan terus bertumbuh di era digital," kata Kusumo saat pengumuman top 20 finalis TBS season 2 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Senin (2/10).


Dia mengatakan, pemilihan finalis TBS season 2 sendiri dilakukan secara selektif, karena pihaknya memiliki kriteria seperti, keunikan, orisinalitas, inovatif pada produk dan potensi produk yang dipasarkan.


"Kita melihat ini barangnya unik atau tidak, kemudian kita lihat originality-nya secara ide maupun produknya. Kemudian, kita melihat, ini kira-kira marketability-nya bagaimana, bisa ada potensi untuk lebih besar lagi atau tidak," tambahnya.


Inilah top 20 finalis The Big Start Indonesia 2017 season 2 yaitu, Rug House, Tenunkoe, Fio Light, Gaba-Gaba, Lakanua, Nana Unique, Paccoo, Oyoh, Korte, Inagiri, Ammossi, The Warna, Indhe Indonesia Bags, Magna Official, Divinces, Necispro, Uttara, Impian Studio, Radiuz Wearventure dan Lereh.


sumber: beritasatu.com
Read more ...

UKM Bersaing Di Pasar Global Lewat Rumah Kreatif BUMN

Usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM) menjadi salah satu bagian penting bagi perekonomian nasional. Peran UMKM perlu ditingkatkan agar bisa bersaing di pasar global.

Untuk mendorong UMKM, beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membentuk Rumah Kreatif BUMN (RKB).

Ketua RKB sekaligus Direktur Utama PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), Asmawi Syam mengatakan, RKB merupakan wadah bagi komunitas UMKM di Indonesia untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya. Serta, para UMKM akan dikenalkan di tingkat regional Asia

"Diharapkan para pelaku UMKM di Indonesia ke depan tidak hanya mampu bersaing di tingkat pasar domestik, tetapi juga di pasar global khususnya regional Asia," ujar Asmawi di Jakarta, Jumat (22/9/2017).

Asmawi menuturkan, dalam RKB ini, para pelaku UKM dibimbing dan didampingi untuk menjawab tantangan pengembangan UKM terkait peningkatan kompetensi, peningkatan akses pemasaran, dan kemudahan akses permodalan.

"Di sini pelaku UKM akan didampingi oleh para ahli dalam pengembangan usaha mereka untuk meningkatkan kualitas produknya, standarisasi bahan baku, standarisasi produk, bimbingan pengembangan produk baru, packaging, branding, sampai dengan bimbingan pendanaan," jelas dia.

Asmawi mengatakan, Askrindo juga akan memberikan pembinaan terkait pengelolaan keuangan terhadap risiko-risiko yang mungkin terjadi dimasa yang akan datang.

"Askrindo juga akan dilibatkan untuk memberikan pembinaan UKM dan melakukan pembinaan terkait risiko-risiko, seperti risiko penjaminan. Selain itu, kita juga akan memberikan asuransi perseorangan kepada para pelaku UKM misalnya untuk keluarganya, baik untuk anak, ibu serta bapak. Nantinya juga kita akan memberikan pembinaan tentang asuransi kecelakaan, kebakaran serta asuransi bencana alam atau gempa bumi," tandas dia. sumber: Liputan6.com
Read more ...

Bengkel AC Pekanbaru & Spesialis AC Pekanbaru Sejuk Jaya Perkasa

Bengkel AC Pekanbaru & Spesialis AC Pekanbaru Sejuk Jaya Perkasa, Sejuk Jaya Perkasa - Spesialis Air Conitioner Pekanbaru Air Conditioner atau AC yang merupakan salah satu filtur yang memiliki peranan penting dalam kabin mobil sebagai menyejuk dan pendingin, sehingga pengguna dan penumpang mobil merasa nyaman, sejuk, dingin dan tidak kepanasan pastinya.


Di Pekanbaru sendiri, Sejuk Jaya Perkasa - Spesialis Air Conitioner Pekanbaru adalah salah satu UKM pilihan di Riau yang merupakan spesialis AC terpecaya didirikan oleh bapak Besriman sekitar 5 tahun yang lalu hingga saat ini.


AC terasa tidak dingin, bau, dan berisik ?


Sejuk Jaya Perkasa - Spesialis Air Conditioner Pekanbaru tempat yang tepat untuk mengatasi masalah pada sistem AC dengan pelayanan dan tenaga kerja yang sudah ahli dan berpengalaman dalam mengatasi segala kondisi pemasalahan pada AC, dan juga menerima jasa seperti: Spare Part, Service, Installation, Las Aluminium, Central Lock, Power Window, Remote Mobil.


Anda puas kami pun senang, segera periksa AC mobil anda di Sejuk Jaya Perkasa - Spesialis Air Conditioner Pekanbaru yang beralamatkan jalan Paus Ujung no. 9 B (depan gerbang komp. perum Bumi paus permai) pekanbaru, yang buka setiap hari dari pukul 08.00-17.30 atau bisa hubungi di 0813-7858-9350.



Sejuk Jaya Perkasa - Spesialis Air Conditioner Pekanbaru


WhatsApp Image 2017-10-02 at 11.16.00 (1)

WhatsApp Image 2017-10-02 at 11.16.01

WhatsApp Image 2017-10-02 at 11.16.03

WhatsApp Image 2017-10-02 at 11.16.06

WhatsApp Image 2017-10-02 at 11.16.07

WhatsApp Image 2017-10-02 at 11.16.08

WhatsApp Image 2017-10-02 at 11.16.08 (1)

WhatsApp Image 2017-10-02 at 11.16.09

WhatsApp Image 2017-10-02 at 11.16.10

Bengkel AC Pekanbaru & Spesialis AC Pekanbaru Sejuk Jaya Perkasa



Sejuk Jaya Perkasa - Spesialis Air Conditioner Pekanbaru





















 Nama Usaha: Sejuk Jaya Perkasa - Spesialis Air Conditioner Pekanbaru
Pemilik: Bpk. Besriman
 Alamat: Jl. Paus Ujung No. 9 B Pekanbaru
 Kontak:081378589350

Lihat Profile lengkapnya di :



Sejuk Jaya Perkasa - Spesialis Air Conditioner Pekanbaru

Read more ...